Berawal dari kegemesan pribadi yang sudah lelah menganti eh diserobot oleh orang tak tahu diri. Daripada ngomel ga jelas, dan berakhir emosi, gw pikir mending menulis. Dan tara, lahirlah karya (jelek) ini
Bangsa yang dulu mengindahkan toleransi
Kini sudah tak bisa diharapkan lagi
Budaya antri yang dulu indah bak pelangi
Kini sudah tak diindahkan lagi
Membeli makanan berebut
Keluar tempat parkir semrawut
Masuk suatu acara saling sikut
Tak bisakah mengantri rapi seperti semut?
Kemana budaya antri itu lari?
Apakah tidak diajarkan sejak dini?
Tertelan egoisme diri?
atau memang sudah hilang abad ini?
Salah siapakah gerangan ?
Pemerintah yang tidak jelas dalam membuat aturan yang tegas?
Atau rakyat yang kurang sabar dalam antrian?
Sudahlah, yang jelas abang masih sabar menunggu eneng memeberi jawaban dengan ikhlas :)
by : pria lugu yg baru aja antriannya diserobot ibu ibu berdaster ungu
Bangsa yang dulu mengindahkan toleransi
Kini sudah tak bisa diharapkan lagi
Budaya antri yang dulu indah bak pelangi
Kini sudah tak diindahkan lagi
Membeli makanan berebut
Keluar tempat parkir semrawut
Masuk suatu acara saling sikut
Tak bisakah mengantri rapi seperti semut?
Sumber : http://assets-a2.kompasiana.com/statics/files/14242085571143527965.jpg
Kemana budaya antri itu lari?
Apakah tidak diajarkan sejak dini?
Tertelan egoisme diri?
atau memang sudah hilang abad ini?
Salah siapakah gerangan ?
Pemerintah yang tidak jelas dalam membuat aturan yang tegas?
Atau rakyat yang kurang sabar dalam antrian?
Sudahlah, yang jelas abang masih sabar menunggu eneng memeberi jawaban dengan ikhlas :)
by : pria lugu yg baru aja antriannya diserobot ibu ibu berdaster ungu
















