Hari kemenangan? siapa yang menang? Kita? Benarkah?
Kita yang shaum saja "bolong-bolong"?
Bolong oleh emosi yang tidak dapat terkontrol
Bolong oleh hasrat berghibah yang tidak terbendung
Bolong oleh syahwat yang tidak dapat dikendalikan
Bolong oleh rasa riya yang meletup-letup
Bolong oleh rasa hasad yang kian memuncak
Bolong oleh perkataan dusta yang dianggap biasa
Bolong oleh perilaku curang yang telah mengakar
Bolong oleh kelalaian dan selalu melakukan tindakan sia-sia
Semoga kemenangan yang sesungguhnya dapat kita raih.
Semoga Alloh masih sudi menerima amal kita yang masih cetek, yang selalu ingin dipuji orang, yang bangga memakai jubah kesombongan, yang tidak murni menghamba karena-Nya
Akhir kata, mohon maaf lahir dan batin apabila selama ini dalam perbuatan dan perkataan terdapat banyak kesalahan dan menyinggung perasaaan kawan-kawan sekalian
Kita yang shaum saja "bolong-bolong"?
Sumber : http://www.clipartbest.com/
Bolong oleh emosi yang tidak dapat terkontrol
Bolong oleh hasrat berghibah yang tidak terbendung
Bolong oleh syahwat yang tidak dapat dikendalikan
Bolong oleh rasa riya yang meletup-letup
Bolong oleh rasa hasad yang kian memuncak
Bolong oleh perkataan dusta yang dianggap biasa
Bolong oleh perilaku curang yang telah mengakar
Bolong oleh kelalaian dan selalu melakukan tindakan sia-sia
Semoga kemenangan yang sesungguhnya dapat kita raih.
Semoga Alloh masih sudi menerima amal kita yang masih cetek, yang selalu ingin dipuji orang, yang bangga memakai jubah kesombongan, yang tidak murni menghamba karena-Nya
Akhir kata, mohon maaf lahir dan batin apabila selama ini dalam perbuatan dan perkataan terdapat banyak kesalahan dan menyinggung perasaaan kawan-kawan sekalian

