BBM (Bener Bener Mahal) !
Wednesday, November 26, 2014Halo sobat blogger semuanya, lama tak jumpa ya hehe
Ini mungkin tulisan aga basi apa gimana, tapi geli banget pengen nulis terkait pengumuman kenaikan harga BBM yang baru baru aja kemaren diumumkan oleh presiden kita yang baru terpilih. Menurut saya pengumuman kemaren itu terkesan mendadak pake banget, awalnya saya kaget pas dijalan ko pom bensin pada rame semua nya ya? apa ada godzilla yg ngancurin kilang minyak di laut sana jadi suplai BBM jadi langka ke kota bandung? apa di timur tengah sana air minum diganti pake BBM (saking melimpahnya) jadi mereka ga ngekspor lagi ke Indonesia? eh ternyata usut punya usut waktu balik kerumah om wiwi (panggilan sayang) ngumumin kenaikan BBM jam 10 tadi.
Kemudian saya langsung mengambil hp saya dan mencoba sms om wiwi "om ko ngedadak banget sih naikin bbmnya? ga dirapatin dulu lagi sama dpr om? ko om gitu sih? tega amat :(" setelah saya menyadari itu semua hanya hayalan belaka saya kembali menaruh hp saya di atas kepala adik saya, eh salah diatas meja, dan kembali mendengarkan apa yang narator beberkan di media beritanya masing-masing. Ada yang pro ada yang kontra, ya tergantung partai koalisi sih kalo KIH ya pro pro aja dengan diam seribu bahasa bahkan berjuta bahasa, KMP? so pasti menentang. Emang udah dari sononya kali ya kalo teman se-koalisi mengambil keputusan oke setuju, kalo koalisi lawan? LAWAN gaan ! semua yang dia ambil salah! sAlAh ! SALAH ! hahaha. Begitulah kiranya :))
Kita sebagai rakyat? juga sama sih ada yang pro ada yang kontra. Kebanyakan jika menurut survey internal saya mengatakan kontra, selebihnya pro yang hanya sekitar 10% dari total seluruh responden (hasil survey dari 10 orang :)) ). Yang katanya sayang udah menyumbangkan sejumlah uang ke om wiwi buat kampanye yang terbilang cukup besar bagi kalangan mahasiswa pinggiran kota.
Aneh juga ditengah harga minyak dunia yang cenderung turun derastis dari tahun tahun sebelumnya ko malah di sini naik ya? tp oke juga sih kalo dibandingin sama negara tetangga yang harganya udah mahal macam singapore yang 1 liter = 8 porsi cilok dekat sekolahan SD alias hampir menembus angka Rp 19.000,00-.
"BBM di Indonesia masih tergolong murah dibanding negara tentangga. Sehingga kita bisa mengalihkan subsidi BBM ke arah yang lebih tepat" ucap salah seorang yang pro kenaikan BBM. Murah? yes setuju, tapi ya mbok lihat dulu pendapatan mayoritas rakyat Indonesia, terutama yang hidup di pinggiran kota om. Jangan bandingkan dengan dikota, terutama membandingkan dengan saku om yang tebel diisi lembaran merah dan biru yg hanya dengan duduk diam bahkan sambil tiduran pun bisa menghasilkan. Berbeda dengan mereka yang harus pontang panting, bahkan ada yang sampe koprol untuk cari uang om. kurang pendidikan? iya om setuju, kurang pelatihan? setuju juga om, tapi yg paling kurang itu diri kita om yang kurang peduli akan kondisi sekitar terutama yang memiliki peranan & tanggung jawab besar seperti om ini.
Seharusnya ada langkah yang harus dijalani sebelum di putuskan untuk menaikkan harga BBM secara masif, seperti penyuluhan, platihan keahlian dll, Intinya menjamin mutu atau quality control terhadap rakyat Indonesia sebelum dilepas untuk "bertarung" di arena kehidupan. Sehingga ada solusi ketika mereka dihadapkan dengan yg disebut "takdir" ini.
Sekian, Selamat malam :)
*survey diatas fiktif adanya
**hanya sekedar buah pikir seorang mahasiswa informatika semester tiga :)
Sekian, Selamat malam :)
*survey diatas fiktif adanya
**hanya sekedar buah pikir seorang mahasiswa informatika semester tiga :)


0 blogger-facebook